INFOKEDUNGDORO. Manfaat daun adas untuk tubuh ada beragam mulai dari mencegah anemia, mengurangi frekuensi buang angin berlebih, hingga baik untuk kesehatan jantung. Ini karena adas mengandung tinggi serat, protein, dan vitamin. Namun, makan adas berlebihan tidak baik untuk ibu hamil.
Daun adas mungkin belum banyak dilirik sebagai salah satu makanan sehat. Selama ini, fokus yang diberikan untuk tumbuhan yang satu ini lebih banyak pada bijinya. Sekarang, sudah saatnya anggapan itu berubah. Sebab, manfaat daun adas rupanya tak kalah menjanjikan.
Tumbuhan yang memiliki nama latin Foeniculum vulgare ini, dianggap memiliki beberapa sifat yang baik untuk kesehatan seperti antibakteri dan antiradang. Daun adas juga dinilai memiliki antioksidan yang bisa mencegah terjadinya berbagai penyakit berbahaya di tubuh.
Kandungan gizi adas
Dalam 100 gram, kalori adas sebanyak 30 kalori dan mengandung nutrisi lainnya, seperti:
- Protein: 1,2 gram
- Serat: 3 gram
- Karbohidrat: 7 gram
- Fosfor: 50 miligram
- Kalsium: 50 miligram
- Magnesium: 17 miligram
- Zat besi: 0,7 miligram
- Zinc: 4 miligram
- Kalium: 400 miligram
- Vitamin C: 12 miligram
- Vitamin A: 950 IU
Selain nutrisi di atas, adas juga mengandung vitamin B, folat, dan beta karoten. Kandungan tersebut terkandung dalam bagian biji dan daunnya. Namun biji adas umumnya mengandung nutrisi yang lebih banyak.
Manfaat daun adas untuk kesehatan
Salah satu manfaat daun adas adalah untuk menguatkan tulang, Daun adas dipercaya baik untuk kesehatan tulang
Jika di rumah ada daun adas, jangan ragu lagi untuk memasukkannya ke dalam menu harian. Dengan begitu, berbagai manfaat di bawah ini bisa Anda dapatkan.
1. Mengandung antioksidan
Tanaman adas adalah sumber antioksidan, termasuk antioksidan polifenol yang sangat baik untuk kesehatan. Sebab, orang yang sering mengonsumsi makanan yang mengandung komponen tersebut, berisiko lebih rendah terkena penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
2. Baik untuk kesehatan tulang
Khasiat daun adas lainnya juga karena mengandung berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tulang, seperti fosfat, kalsium, zat besi, dan zinc. Tanaman ini juga mengandung vitamin K yang dapat meningkatkan penyerapan kalsium di tubuh dan membantu mengurangi risiko osteoporosis.
3. Menurunkan tekanan darah
Potasium atau kalium yang ada di dalam daun adas, baik untuk menjaga tekanan darah. Sebab, mineral ini akan mengatur pelebaran (dilatasi) dan penyempitan (kontraksi) pembuluh darah agar tekanan tetap bisa stabil.
Selain itu, penelitian menunjukkan, kandungan nitrat dalam adas mampu membantu menurunkan tekanan darah dan melindungi jantung karena bersifat vasodilatasi dan vasoprotektif. Penelitian menyebutkan bahwa tingkat tekanan darah lebih rendah setelah mengonsumsi suplemen nitrat.
4. Meredakan penumpukan gas di perut
Saat ada gas yang menumpuk di tubuh, mau tidak mau gas tersebut harus dikeluarkan melalui mekanisme buang angin atau kentut secara terus-menerus. Adas, baik daun maupun bijinya dianggap bisa meredakan kondisi ini.
5. Menjaga fungsi otak
Tidak hanya membantu menurunkan tekanan darah, kalium yang ada di dalam daun adas juga baik untuk otak karena dapat mempertahankan fungsi dan kerja otak agar dapat berjalan dengan baik. Selain itu, sifat adas yang bisa melebarkan pembuluh darah, membuatnya berperan dalam masuknya oksigen ke otak yang penting untuk menjaga fungsi organ yang satu ini.
Daun adas dipercaya dapat melancarkan menstruasi, Daun adas dinilai dapat membuat menstruasi lebih lancar
6. Melancarkan menstruasi
Adas, termasuk daun dan bijinya dapat bantu melancarkan menstruasi. Sebab, adas mampu mengatur kerja hormon estrogen di tubuh. Selain itu, tanaman ini juga dinilai dapat mengurangi gejala-gejala yang sering muncul menjelang menstruasi, seperti kram perut.
7. Meningkatkan daya tahan tubuh
Daun adas mengandung vitamin C, yang sudah sejak lama diketahui berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin ini juga akan membantu tubuh untuk memerangi sumber infeksi yang masuk, serta mencegah terjadinya kerusakan akibat paparan radikal bebas berlebih.
8. Menjaga kesehatan mata
Daun adas manfaatnya juga dipercaya dapat melindungi mata dari peradangan dan kerusakan mata akibat bertambahnya usia, termasuk degenerasi makula. Manfaat ini bisa didapatkan karena kandungan antioksidan di dalam adas berpotensi memicu peremajaan jaringan dan melawan penuaan.
9. Menyehatkan kulit
Kandungan vitamin C yang ada di dalam daun adas, penting untuk pembentukan kolagen. Kolagen adalah komponen yang sangat diperlukan kulit untuk bisa tetap terlihat kencang dan kenyal.
Selain itu, karena vitamin C bisa berperan sebagai antioksidan, maka dengan mengonsumsinya, Anda akan terlindung dari dampak buruk paparan polusi dan radikal bebas. Sehingga, risiko penuaan dini pun bisa menurun.
Efek samping adas yang perlu diwaspadai
Daun adas tidak baik untuk ibu hamil. Ibu hamil sebaiknya hindari mengonsumsi daun adas.
Melihat manfaat daun adas yang begitu beragam, Anda mungkin sudah tidak sabar untuk menikmatinya. Namun, Anda harus ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Sebab, tanaman ini juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Salah satunya adalah sifat estrogenicnya yang cukup kentara.
Artinya, dalam jumlah tertentu, tanaman ini bisa bertindak serupa dengan hormon estrogen. Jadi, meski aman untuk dikonsumsi sebagai pereda gejala menstruasi, daun adas sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil karena dikhawatirkan akan berisiko mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin.
Daun adas juga bisa berinteraksi atau mengganggu kerja obat-obatan tertentu, seperti pil estrogen dan obat kanker. Jadi, jika Anda ingin mengonsumsi suplemen atau ekstrak daun adas dalam dosis yang cukup tinggi, lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.
